buku tamu

السنتري

بشاهد حاله هو من يعتصم بحبل الله المتين ويتبع سنة الرسول الامين صلى الله عليه وسلم ولا يميل يمنة ولا يسرة في كل وقت وحين هذا معناه بالسيرة والحقيقة لا يبدل ولا يغير قديما وحديثا. والله اعلم بنفس الامر وحقيقة الحال.قاله المغفور له حضرة الشيخ حسني بن نووي SANTRI. Berdasarkan peninjauan tindak langkahnya, adalah orang yang berpegang teguh pada Alqur’an dan mengikuti sunnah Rasul SAW dan teguh pendirian. Ini adalah arti dengan bersandar sejarah dan kenyataan yang tidak dapat diganti dan dirubah selama-lamanya. Allah yang maha mengetahui atas kebenaran sesuatu dan kenyataannya. oleh: almaghfur lah kiai Hasani Nawawi

ajari anakmu cara belajar

jangan cuma bisa menyuruh anak belajar tanpa mengajarinya cara belajar, orang tua yang sukses mendidik anaknya bukan mereka yang hanya mampu membiayai sekolah anaknya semata...

Dunia merupakan ladang bagi Akhirat

Sesungguhnya dunia adalah negeri persinggahan bukan negeri untuk menetap, dunia adalah tempat yang penuh dengan duka cita bukan tempat tinggal untuk bersuka cita....

Ajari anakmu tentang agama sejak dini

Anak adalah anugerah dari Allah SWT. Sebagai amanah yang diberikan khususnya kepada setiap orangtua yang menjadi perantara bagi lahirnya si mungil ke dunia ini...

arti sebuah senyuman

senyum adalah sedekah, akan tetapi jaman sekarang sudah banyak orang yang melupakan hakikat dan hikmah dibalik sebuah senyuman...

Ajari anak anda mengontrol emosi

Selalu saja ada perkelahian antara saudara kandung, teman, kerabat, orang tua, anak-anak, bahkan orang asing sekalipun. Dari pada mengganggap bahwa konflik itu tidak terjadi, coba gunakan cara...

Jumat, 17 Februari 2012

Contoh proposal permohonan bantuan kitab berbahasa Arab


yang terpenting dalam penyusunan proposal ialah  bahasa dan susunan yang baik dan menarik serta dibumbui sedikit "mujamalah" atau bermanis-manis kata agar si penerima surat merasa simpati dan senang membacanya sehingga kedermawanannya akan dengan mudah kita dapatkan, insyaAllah, berikut ini contoh proposalnya:

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وأله وصحبه الذين اتبعوه في ساعة العسر واليسر والحرب والسلم.
حضرة الشيخ الجليل رئيس التحرير ..... (untuk permohonan bantuan majalah semisal "الوعي الإسلامي")
حضرة صاحب السعادة والمجد والكرم المستحق للثناء والحمد الأستاذ المتلقي لهذه الرسالة المتواضعة, أدام الله وجودك ومتعنا بطول حياتك ووفر لك كل طريق السعادة أمين (kepada ketua atau pengurus sebuah lembaga yang tidak di ketahui namanya)
بعد مزيد التحية وفائق الإحترام أفيدكم أيها الأستاذ/الشيخ الجليل بأنني طالب بأحد المعاهد الإسلامية ببلد إندونيسيا في القسم الأول/الثاني/الثالث من المدرسة الإعدادية (ثانوية)/الثانوية (عالية)/ بالجامعة (كلية). وأعربكم أنني في حالة الإنتعاش والرغبة الشديدة لزيادة العلوم الدينية والسياسية, ولا ملجأ إلا أن أطرق بابكم الكريم راجيا من حضرتكم أن ترسلوا إليّ "مساعدة من الكتب الإسلامية والسياسية وخصوصا كتاب .... و .... " (untuk permohonan kitab) / أن ترسلوا إلي مساعدة من المجلة المصدرة من هيئتكم المباركة ..... (untuk permohonan majalah, kalau bisa disebutkan lembaganya seperti الوعي الإسلامي). وإني تمنيت أن أملكها وأداوم على قراءتها ومطالعتها وذالك لتزويد نفسي بالعلوم النافعة في مستقبل الحياة.
ولكم مني ألف ألف شكر واحترام على هذه المساعدة الثمينة وأدعو الله ربي أن يكون ذلك في صحائف أعمالكم الصالحة الجاري ثوابها لكم إن شاء الله, وأخيرا نرجو أن لاتنسونا بدعواتكم المستجابة.
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته


(الفقير ........)


Selasa, 31 Januari 2012

11 Cara mengasah daya ingat

Para ilmuwan dari University of California, Berkeley, AS, pernah meneliti otak tikus. Mereka menemukan, otak tikus tumbuh sebesar 4 persen saat mereka dipaksa menjalankan tugas mental setiap hari, misalnya mencari jalan keluar dari lorong yang berliku, memanjat tangga, dan bersosialisasi dengan tikus lain.

Nah, otak tikus saja bisa dilatih untuk tumbuh, apalagi otak manusia. Makin dilatih, otak kita pasti kian tajam. Kehilangan daya ingat dalam jumlah tertentu pada usia berapa pun adalah wajar, sama seperti terjadinya perubahan pada organ tubuh lain. Yang penting, jangan malas untuk rajin melatih otak kita agar daya ingat tetap kuat sepanjang masa. 

Ini caranya:  
1.    Latih kemampuan mengamati. Perhatikan lingkungan sekitar. Rekam dalam pikiran apa yang Anda lihat, mulai dari yang paling sederhana dan diteruskan dengan observasi yang lebih rumit. 

2.    Asah indra. Bisa dilatih dengan membedakan rasa makanan yang disukai dan yang tidak. Menyadari bau dan aroma di sekitar atau bunyi-bunyian yang ada di jalan atau mungkin rasa panas atau dingin udara di sekitar Anda.

3.    Hafalkan nama teman-teman dan pasangkan nomor teleponnya. Ada berapa yang bisa diingat? Latih supaya bisa mengingat lebih banyak.

4.    Pelajari sesuatu yang baru. Banyak membaca dan berkenalan dengan hal-hal lain yang mungkin bukan bidang Anda, bisa bahasa asing, pengetahuan tentang komputer, dan lain-lain.

5.    Gunakan tangan supaya mengikuti petunjuk otak. Misalnya bermain gitar, mengetik tanpa melihat tuts, mengerjakan prakarya dari kayu, atau berlatih menulis halus.

6.    Tekuni hobi. Gunakan kesempatan untuk mengembangkan hobi Anda.

7.    Pelajari dan hafalkan tanggal-tanggal penting, menyangkut anggota keluarga, teman, atau perayaan tertentu. 

8.    Hafalkan sesuatu yang Anda sukai. Bisa jadi itu puisi, lagu, kalimat dari sebuah buku atau kata-kata seseorang. Sebisa mungkin juga usahakan agar kalimat yang digunakan adalah bahasa asing.

9.    Latihan menghafal urutan angka berderet panjang, misalnya 32145687390282930498. Ini adalah bentuk latihan memperbaiki daya ingat jangka pendek. Lakukan dengan mengelompokkan atau memecah bilangan itu menjadi beberapa bagian, misalnya 3214568 kemudian 7390282 dan terakhir 930498.

10.    Ingat perjalanan pribadi. Apa yang sedang Anda kerjakan satu jam lalu, minggu lalu pada hari Rabu pukul 10.00, misalnya. Dengan siapa, di mana, dan seterusnya.

11.    Ingat dan teliti ulang pengeluaran harian. Apa yang Anda beli kemarin? Berapa uang yang ada dalam dompet Anda sekarang? Kapan Anda terakhir mengambil uang tunai, dan seterusnya.

Latihan-latihan ini akan memungkinkan sel otak tetap aktif dan jaringan penghubung antarsel otak semakin rapat. Kegiatan mental yang menantang meningkatkan jumlah sirkuit aktif atau sinapsis dalam otak. Semakin banyak sirkuit, semakin banyak asosiasi, makin besar pula kemampuan mengingat.

Kamis, 15 Desember 2011

Ajari anak anda mengontrol emosi

Dalam dunia yang ideal, kita semua akan akur satu sama lain, sepanjang waktu. Tapi dunia ini tidak ideal dan konflik selalu terjadi. Selalu saja ada perkelahian antara saudara kandung, teman, kerabat, orang tua, anak-anak, bahkan orang asing sekalipun. Dari pada mengganggap bahwa konflik itu tidak terjadi, coba gunakan cara tersebut untuk mengajari anak mengontrol emosinya saat keinginan berkelahi itu datang​. Kalaupun akhirnya perkelahian itu terjadi, ajari anak apa pelajaran yang didapat dari sikapnya tersebut​. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan...

1. Pahami Kekuatan Emosi
Bantu anak untuk bertanggungjawab atas emosi yang dirasakannya. Buat anak paham kalau emosi itu bisa sangat kompleks dan tidak terduga, dan tentu saja tidak ada alasan untuk berperilaku buruk. Mengajari anak untuk menyalurkan emosi secara benar memang butuk waktu. Lihat berdasarkan pengalaman Anda sendiri! Jadi tidak ada salahnya dimulai sejak dini.
 2. Beri Contoh
Anak-anak akan belajar dari hal-hal apa yang Anda lakukan juga tidak dilakukan orangtuanya. Jika anak melihat Anda terlibat dalam konflik namun bisa menahan diri, mereka akan belajar dari pengalaman tersebut. Begitupun sebaliknya, jika anak Anda melihat Anda terlibat dalam perilaku destruktif dalam konflik, mereka akan belajar dari pengalaman tersebut juga.
3. Bermain Peran
Perbedaan pendapat dengan keluarga atau teman-teman hampir tak terelakkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, Anda bisa mengajaknya bermain peran untuk melihat responnya saat menghadapi sebuah konflik. Anda bisa mengatakan padanya suatu masalah dan perhatikan apa yang dilakukannya. Lalu sarankan bagaimana menghadapi konflik tersebut.
4. Latihlah Bukan Ikut Campur
Ketika konflik muncul antara anak-anak Anda, merupakan hal wajar jika Anda ingin ikut campur, menghentikan pertengkaran tersebut dan mencari jalan keluar terbaik. Tapi coba pikir lagi, kalau Anda selalu ikut campur, kapan anak-anak bisa belajar mengatasi sendiri konfliknya. Jadi coba sesekali Anda memberi mereka kesempatan untuk menangani konflik itu tanpa campur tangan orangtuanya. Lakukan negosiasi dan kompromi serta berhentilah menjadi orang yang selalu berusaha mengatasi semua masalah.
5. Empati
Empati mungkin salah satu topik yang sulit untuk diajarkan pada anak-anak Anda. Anda harus mengingatkan anak (dan juga diri Anda sendiri) bahwa di setiap konflik akan selalu ada pihak lain yang tersakiti. Jadi cobalah sebisa mungkin agar anak tidak selalu terlibat dalam sebuah konflik.         

8 tips ampuh untuh berhenti merokok

Setiap tahun, jutaan orang di seluruh dunia mencoba untuk berhenti merokok tapi gagal. Salah satu alasan utama mengapa perokok gagal untuk berhenti adalah ketidakmampuan untuk merumuskan dan mengikuti program berhenti merokok dengan benar.

Namun Anda tidak perlu menyerah pada keadaan tersebut. Setiap individu pada intinya mampu untuk mengubah kebiasaan merokok asalkan punya niat dan tujuan yang kuat. Anda tidak perlu berlama-lama untuk menghilangkan kecanduan terhadap rokok.

Berikut ini adalah beberapa tips sederhana yang akan membantu Anda dalam menghentikan kebiasaan merokok selama 30 hari
 

1. Libatkan keluarga dan teman. Niat dan usaha tampaknya belum cukup untuk menghentikan kebiasaan buruk merokok. Diperlukan sedikit dukungan dan motivasi dari teman dan keluarga untuk terus menyemangati dan membantu Anda dalam melawan kecanduan akibat nikotin. Libatkan selalu keluarga dan teman Anda secara aktif dalam setiap program berhenti merokok.

2. Memulai program olahraga. Sebuah cara yang bagus untuk mengurangi hasrat merokok adalah dengan memulai program latihan secara rutin. Berjalan-jalan atau pergi ke gym bersama teman mungkin akan mengalihkan pikiran Anda. Ingat, olahraga mampu menghilangkan stres dan membantu membalikkan efek samping yang disebabkan oleh rokok selama bertahun-tahun. Mulailah untuk merencanakan program kebugaran dengan intensitas lambat (di awal) dan kemudian secara bertahap beralih ke aktivitas yang lebih ketat. Tetapi sebelum memulainya, pastikan bahwa Anda sudah terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter.
3. Teknik pernafasan. Perlu diingat bahwa kunci sukses berhenti merokok terletak pada diri sendiri dan kontrol. Salah satu cara untuk mencapai ini adalah dengan melakukan teknik bernapas yang dalam. Banyak orang menganggap bahwa cara ini sebagai salah satu teknik yang paling kuat dan penting, terutama dalam membantu pikiran tetap rileks dan mengatasi segala jenis bentuk stres.
4. Minum banyak air. Air membantu menyiram nikotin dan bahan kimia lainnya dari tubuh Anda dan karenanya, minum air dalam jumlah yang cukup adalah suatu keharusan bagi setiap perokok. Minum banyak air juga membantu Anda mengurangi keinginan mulut untuk merokok.
5. Terapi pengganti nikotin. Akhir-akhir ini banyak dokter yang menyarankan kepada perokok untuk mengunyah permen karet untuk mengurangi efek berbahaya dari rokok. Mengunyah permen karet dipercaya dapat mengekang keinginan seseorang untuk tidak merokok. Cara ini akan memungkinkan perokok dalam mengatasi kecanduan nikotin dan mengurangi keinginan merokok.
6. Jauhi material terkait rokok. Jauhi segala macam material (bahan) yang menggugah selera merokok seperti korek api, asbak. Karena jika benda-benda tesebut berada di sekitar Anda, bukan tidak mungkin akan memicu kembali gairah Anda untuk merokok.
7. Bulatkan tekad. Begitu Anda berencana untuk berhenti merokok, buatlah sebuah harapan dan target dalam sebuah catatan pribadi. Setiap kali Anda merasa menyerah pada godaan, buka kembali catatan pribadi Anda untuk mengingat akan tujuan awal Anda.
8. Berpikir positif. Pikiran memegang peranan vital dalam mewujudkan tujuan dan cita-cita seseorang. Tanamkan selalu dibenak Anda bahwa Anda mampu dan bisa untuk melepaskan godaan-godaan.

Jumat, 11 November 2011

Ajari anak tentang Agama sejak dini

Anak adalah anugerah dari Allah SWT. Sebagai amanah yang diberikan khususnya kepada setiap orangtua yang menjadi perantara bagi lahirnya si mungil ke dunia ini, dan setiap orang tua mempunyai kewajiban untuk menjaga amanat tersebut, diantara kewajiban itu ialah menafkahi, mengasuh, mendidiknya dan memberi dukungan padanya baik secara moral, moril dan materi.


Orangtua hendaknya bersungguh-sungguh dalam menjaga amanah tersebut. Yakni dengan mendidik putera-puterinya menjadi anak yang kuat, baik fisik maupun ruhiyahnya, Jangan sampai, orangtua membiarkan anaknya tumbuh menjadi generasi yang rapuh dan mudah terpengaruh. Karena seorang anak yang tidak kuat fisiknya, akan mudah terkena penyakit. Sehingga dia tidak akan menjalankan ibadah dengan baik. Demikian halnya ketika ruhiyah seorang anak tidak kuat, anak tersebut akan mudah sekali tergoyahkan keimanannya ketika menghadapi masalah.

Kuatnya seorang anak juga terlihat dari sejauhmana keistikamahan anak tersebut dalam menghadapi berbagai masalah. Oleh karena itu, masalah keimanan menjadi hal penting yang harus ditanamkan kepada anak sejak usia dini.
Allah SWT berfirman, "Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka, kekuatan apa saja yang kamu sanggupi" (QS Al Anfal: 60).
Orangtua hendaknya tidak selalu melimpahkan setiap kesalahan kepada anak. Tapi ketika seorang anak melakukan kesalahan, hendaknya orangtua melakukan introspeksi diri. Karena boleh jadi, hal itu juga disebabkan oleh orangtua.
Seorang anak, hendaknya dididik menjadi pribadi yang kuat, mandiri, bertanggung jawab dan memiliki pemahaman agama yang baik. Untuk menjadi pribadi yang kuat, hendaknya orangtua mendidik putera-puterinya untuk berolahraga dalam pengertian yang luas. Karena olahraga sangat baik untuk menjaga kesehatan fisik dan menunjang upaya pembentukan kepribadian anak lainnya.

Rasulullah bersabda, "Segala sesuatu yang tidak berkaitan dengan zikir (menyebut) nama-nama Allah, maka itu adalah senda gurau belaka, kecuali empat perkara, yakni berjalannya seseorang antara dua tujuan (untuk memanah), latihan menunggang kuda, bermain dengan keluarganya dan belajar berenang" (HR Ath Thabarani).
Hadis di atas menunjukkan bahwa Rasulullah memerintahkan umat muslim untuk berolahraga. Terutama olahraga renang, memanah dan menunggang kuda. Selain bermanfaat untuk kesehatan fisik, olah raga tersebut juga bisa melatih kecermatan.
Tak hanya berolahraga, upaya untuk memiliki fisik yang kuat menurut juga harus diusahakan dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Rasulullah bersabda, "Kebersihan adalah sebagian dari iman" (HR Muslim).


Esensi dan inti dari sebuah agama, dan kenapa didunia ini harus ada agama, adalah mengajarkan manusia untuk mengenal dirinya, sehingga akhirnya dia akan mengenal Tuhannya serta mematuhi segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, yang mana semua itu terangkum dalam satu kata, yaitu "Etika/Akhlak"
berikut ini adalah kiat-kiat agar anak kita tumbuh menjadi pribadi yang cerdas luar dalam: 
1. Jangan memarahi anak di depan umum, kesalahan adalah manusiawi, mustahil jika ada manusia yang tidak pernah bersalah sekalipun kecuali para Nabi yang memang terjaga, itupun keterjagaan mereka bukan secara mutlak, akan tetapi mereka terjaga dari kesalahan yang dapat menurunkan pangkat kenabian mereka, lain halnya dengan kita dan anak-anak kita, maka sebagai orang tua yang baik, tidak selayaknya kita mencontohkan keburukan dalam mendidik mereka dengan memarahi mereka didepan umum, apa lagi didepan teman-temannya, disamping hal itu bisa membuat mental mereka menjadi penakut, minder dan malu, agama telah mengajarkan kita untuk bisa menahan marah, dan sebaik-baiknya marah ialah marah yang tepat pada tempatnya.
2. Jangan terlalu memanjakan anak. Sayang kepada anak bukan berarti harus memanjakan anak dengan memberikan segala keinginan dia. Sebagai orang tua bisa di pertimbangkan mana yg sekiranya keperluan anak itu bener penting dan berguna. Contoh. Jika anak bilang harus beli buku pelajaran,tanpa berfikir pun pasti akan anda belikan. Itu benar dan wajib karna buku itu akan membantu anak dalam belajar. yang harus di pertimbangkan ialah jika anak minta di belikan koleksi mainan yg komplit. Komplit dalam arti kata lengkap dari A sampai Z, anak boleh bermain, tapi jangan biarkan mereka menghabiskan waktunya hanya dengan bermain apa lagi kalau sampai mengabaikan pelajaran dan ibadahnya, jadilah orang tua yang baik dengan cara mengetahui apa saja permainan yang baik buat anak-anak dan kapan waktunya mereka bermain.
3. Hemat. Ajari anak untuk berlaku hemat. Hemat di sini bukan dalam arti kata pelit. Maksudnya jika menggunakan sesuatu secukupnya saja jangan berlebihan. Contoh, jika memakai sabun mandi secukupnya jangan berlebihan, Dengan begitu anak akan tahu betapa pentingnya hemat.
4. Bekali anak dengan ajaran agama. Jadi anak tahu jika hidup itu tidak sekedar makan dan minum. kelak jika sudah datang waktunya maka dia akan mengerti apa sesungguhnya tujuan hidup ini.
5. Menabung. Ajari anak untuk menyisihkan sebagian uang saku untuk di tabung. agar dia bisa menabung sejak dini dan terbiasa . Dengan begitu dia akan bisa berhemat.

itulah diantara kiat-kiat mendidik anak, sebenarnya masih banyak dan akan panjang sekali jika semua harus dituangkan dalam tulisan sedetail-detailnya, namun jika kita mau mengerti, semua pendidikan intinya adalah etika, maka ajarilah anak "etika". selamat mencoba! 

Kamis, 03 November 2011

Tips Sukses Mengenali Macam-Macam Sifat/Karakter Peserta Rapat

Rapat merupakan agenda penting di setiap organisasi. Dalam rapat keputusan-keputusan penting ditetapkan, permasalahan diungkapkan, dan ide-ide baru dicetuskan. Rapat yang baik akan menghasilkan hal-hal yang bermanfaat bagi para peserta rapat, juga organisasi di mana rapat dijalankan. Sayangnya, terkadang rapat rapat bisa juga berjalan tidak seperti yang diharapkan. Beragam sifat atau karakter peserta rapat punya andil dalam menentukan hasil rapat. Mungkin ada peserta rapat yang aktif menyumbang ide-ide segat, ada pula yang sibuk mencatat, ada yang hanya mengangguk-angguk, atau bahkan ada yang terkantuk-kantuk.  Dengan mengenali sifat dan karakter mereka, maka Anda dapat mengendalikan rapat dengan baik.
Berikut ini adalah tips sukses bagaimana mengenali dan mengelola macam-macam sifat dan karakter peserta rapat:
1.Si Moderator. Para moderator bisa dibilang pemimpin rapat. Moderator rapat bertangung jawab mengatur jalannya rapat dan menengahi setiap perdebatan. Tipe peserta rapat berjiwa moderator biasanya hadir paling awal dan paling tidak suka terlambat. Dalam diskusi, mereka sangat vocal memberi saran dan pendapat, berusaha mengahi perdebatan yang terjadi, dan mengembil kesimpulan. Tips : Beri kesempatan pada si moderator karena seringkali bisa membantu mengarahkan jalannya rapat sehingga dapat memperoleh hasil rapat yang bagus.
2. Pecandu Rapat. Peserta rapat jenis ini biasanya sangat berapi-api dalam menyubangkan ide, namun lembek dalam realisasi. Mereka sanagt gemar presentasi di rapat, meyakinkan semua peserta rapat akan ide-idenya dan sangat suka mengundang orang untuk rapat memabahas hal-hal yang penting sampai hal yang tidak penting. Tips: Karena seringkali ‘hanya’ menyumbangkan ide, ada baiknya si pecandu rapat dilibatkan dalam keputusan rapat, entah dijadikan ketua atau posisi yang memegang peran penting, sehingga di kesempatan mendatang dia lebih bisa bertanggung jawab terhadap ide-ide yang diusulkannya.
3. Si Pembantah. Saat pemipin rapat member kebebasan kepada semua peserta untuk menyumbang ide dan masukan, si pembantah tidak akan angkat suara untuk menyumbangkan ide. Ia baru akan bicara untuk mematahkan ide orang lain. Bagi si pembantah, tak ada yang lebih benar daripada pendapatnya sendiri. Tips : Untuk menghindari adanya debat kusir, mintalah si pembantah untuk merepresentasikan gagasannya yang didukung sumber, data dan angka-angka yang akurat.
4. Maniak Gadget. Para maniak gadget hadir di ruang rapat dengan prangkat-perangkat teknologi terbarunya, notebook, iPad dan ponsel pintar keluaran terbaru. Bagi mereka, rapat tidaklah menarik tanpa penggunaan gadget canggih. Untuk presentasi biasa saja, mereka sudah siap dengan power point, hasil rapat yang dicatatt di iPad, dan agenda rapat yang tersimpan rapi di ponsel. Tips: Maksudnya baik, dan mungkin memberikan pengaruh baik buat rekan-rekan peserta rapat yang  lain, yakni ‘mengajak’ mereka untuk selalu up-to-date terhadap perkembangan teknologi. Jadi Anda bisa memanfaatkan kemampuannya untuk di share pada rekan-rekan yang lain.
5. Mr/Miss RingRing. Dalam satu kali rapat berdurasi satu jam, si Mr/Miss Ring-ring bisa lebih dari lima kali mengangkat ponsel. Itu pun tak termasuk puluha notifikasi yang membuat ponselnya berbunyi dan bergetar selama rapat. Jika tak pandai mengatur mana panggilan telepon yang harus diangkat dan mana yang bisa ditinggalkan. Keberadaan Mr/Miss Ring-ring akan sangat menganggu jalannya rapat. Selain suara telepon yang mengganggu, mereka tak bisa focus pada rapat itu sendiri. Tips: Anda bisa mengawali rapat layaknya khotbah jumat, dimana dipesankan bahwa mengingat rapat ini adalah rapat penting jadi mohon untuk penggunaan telepon seluler bisa ‘dikondisikan’ guna efektifitas jalannya rapat. Atau bisa saja secara ektrim ketika Anda sedang bicara namun Mr/Miss ring-ring sibuk bicara di tengah rapat, Anda menghentikan pembicaraan sejenak, seakan-akan memberikan waktu bagi Mr/Miss Ring-Ring untuk bercakap-cakap dengan rekan di seberang, sehingga seluruh peserta rapat juga bisa turut memberikan ‘peringatan’ padanya.
6. Si Pelawak. Perbedaan pendapat terkadang membuat suasana rapat menjadi tegang. Jika ketegangan dibiarkan terus bukan tak mungkin perselisihan terjadi. Di sini, para ‘pelawak’ di rapat berperan untuk mencairkan suasana. Sedikit humor dan candaan ringan yang mengundang tawa, baik untuk meredakan ketegangan rapat.Tips:  Yang perlu dihindari, lawakan yang mendominasi rapat, karena akan mengulur waktu dan membuyarkan focus dan konsentrasi rapat.
7. Si Apatis. Mereka tak membantah pendapat, tak emberi ide, dan tak mengacaukan rapat, namun tak member kontribusi yang baik untuk rapat. Para peserta rapat yang apatis cenderung tidak peduli dengan apa yang terjadi dalam rapat. Keberadaannya mereka pu sering tak disadari di dalam rapat, antara ada dan tiada! Mereka yang apatis biasanya tidak memahami benar apa hasil rapat dan berpotensi membuat kesalahan dalam menjalankan hasil rapat. Tips: Sama seperti halnya Si Pecandu Rapat, Anda bisa memberikan tanggung jawab tertentu yang merujuk pada hasil rapat. Hanya saja, berikan tanggung jawab-tanggung jawab yang ringan untuknya. Karena karakter apatisnya mungkin saja bawaan dari rasa tidak percaya dirinya terhadap rekan-rekan rapat yang lain. Dengan begitu, cara ini akan memupuk rasa percaya dirinya, sehingga dia mulai bisa berperan pada rapat-rapat selanjutnya.

sumber

Senin, 31 Oktober 2011

Mengajarkan Cara Anak Belajar, Bukan Menyuruh Anak Belajar

Sudah menjadi hal yang lazim apabila mendekati ujian sekolah baik UTS, UAS dan UKK banyak orang tua yang senewen, bahkan anak-anaknya pun kadang banyak yang stress hingga jatuh sakit (mendadak) yang akhirnya sang anak malah tidak ikut ujian karena tidak bisa hadir.

Menilik dari kejadian-kejadian tersebut, ternyata sekarang ini banyak orang tua yang berorientasi pada hasil, bukan pada proses. Walaupun banyak yang memperhatikan proses belajar, namun kadang-kadang proses tersebut adalah sesuatu yang ‘dipaksakan’.

Anak-anak kita adalah bersih, suci, kosong ketika lahir. Kitalah yang membentuk mereka. Kitalah yang memprosesnya agar berhasil. Ketika mereka belajar di sekolah, mereka mengikuti apa yang diajarkan oleh bapak ibu guru di kelas. Lalu bagaimana ketika mereka pulang sekolah? Apakah mereka tahu cara mengulang atau mengevaluasi pelajaran-pelajaran tadi? Tentu tidak, atau susah bukan?

Nah, sebaiknyalah, kita sebagai orang tua mengajarkan kepada anak kita BAGAIMANA CARA BELAJAR YANG EFEKTIF sejak pertama kali mereka masuk sekolah dasar, agar kedepannya nanti, belajar adalah sesuatu hal yang mudah, menyenangkan dan bukan beban.

Lalu apa saja yang harus diperhatikan ketika membimbing anak-anak belajar?


1. Logis

Bahwa apapun yang anak-anak pelajari itu harus bisa dicerna secara logis (masuk akal) oleh mereka. Apakah itu matematika, IPS, IPA, Kewarganegaraan atau lain-lain. Jangan mengharapkan mereka untuk menghafal apabila mereka belum mengerti logika apa yang mereka hapalkan. Itu hanya akan membebani otak mereka. Teruslah berusaha menjelaskan kepada mereka logika pelajaran yang sedang mereka pelajari itu. Gunakanlah bahasa anak-anak yang mudah dicerna. Ingatlah, apabila mereka belum mendapat logika dari suatu pelajaran, sudah dapat dipastikan, berulang kali belajarpun tetap akan sulit bagi mereka.

2. Skematik

Buku pelajaran saat ini tebal-tebal, kadang-kadang hal ini membuat saya merinding. Mungkinkah anak saya berjam-jam hanya untuk menghapal 5 topik saja? Konyol sekali rasanya. Lalu bagaimana solusinya? Mudah, pelajarilah MIND MAPPING. Untuk yang belum tahu apa itu mind mapping, coba cari bukunya di Gramedia atau silakan browsing di internet. Intinya, mind mapping ini adalah suatu cara untuk mengajarkan anak-anak membuat konklusi atas apa yang mereka pelajari secara sistematik dalam bentuk peta bergambar seperti jaringan otak. Setiap topik bahasan akan digambarkan kedalam beberapa cabang secara sistematik. Persis seperti neuron (inti otak) dan sinapsnya. Apa kelebihannya? Selesai belajar anak tidak akan perlu membuka-buka lagi buku diktatnya, tetapi cukup melihatnya dalam semenit/dua menit. Tepat, akurat dan efektif!

3. Repetisi atau pengulangan

Baru-baru ini penulis menonton acara di National Geographic Channel mengenai kehebatan Otak Manusia. Di akhir acara dibuktikan bahwa orang-orang yang cerdas memanfaatkan otaknya untuk ‘melihat’ bukan ‘memperhatikan’.

Sudah bukan menjadi rahasia umum, bahwa sesuatu yang diulang-ulang (dilihat) itu akan mudah diingat. Maka ini berarti, ajarkanlah anak-anak belajar setiap hari!…. ya, setiap hari!…. Percayalah, dengan bantuan mind map yang setiap hari dibuka sebelum pelajaran hari esok dimulai, maka saat ujian, anak dapat dikatakan tidak perlu belajar keras. Mereka cukup mengulang dan mengkajinya saja.

Bahkan, waktu saya kuliah, saya tempel mind map saya di samping tempat tidur!… tiap sebelum tidur saya lihat (baca: bukan saya hapal), dan subhanallah, gambaran pelajaran itu otomatis nempel di otak…. Itulah hebatnya otak kita…

4. Latihan

Apa-apa yang sudah dipelajari tidak akan terbukti apabila belum dicoba. Oleh karena itu rajin-rajinlah kita sebagai orang tua membekali mereka dengan bermacam-macam buku atau soal latihan. Biasakanlah mereka mengerjakan soal - soal latihan, agar ujian bagi mereka hanyalah suatu pengulangan

5. Terakhir yang sangat penting adalah, kompensasi

Bersikaplah rasional dalam membimbing anak belajar. JANGAN KAKU. Beri kelonggaran waktu bagi mereka, bagi waktu main, ibadah dan belajar secara seimbang. Apabila telah belajar, berilah reward dengan boleh mengerjakan apapun kesukaan mereka. Dengan begitu mereka dapat belajar tanggung jawab dan kita tidak melupakan jati diri mereka, bahwa mereka adalah ANAK-ANAK.

Apa itu Mind Mapping?

Mind Mapping atau Peta Pikiran

adalah metode mempelajari konsep yang ditemukan oleh Tony Buzan. Konsep ini didasarkan pada cara kerja otak kita menyimpan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otak kita tidak menyimpan informasi dalam kotak-kotak sel saraf yang terjejer rapi melainkan dikumpulkan pada sel-sel saraf yang berbercabang-cabang yang apabila dilihat sekilas akan tampak seperti cabang-cabang pohon.

Dari fakta tersebut maka disimpulkan apabila kita juga menyimpan informasi seperti cara kerja otak, maka akan semakin baik informasi tersimpan dalam otak dan hasil akhirnya tentu saja proses belajar kita akan semakin mudah.

Dari penjelasan diatas, bisa disimpulkan cara kerja Peta Pikiran adalah menuliskan tema utama sebagai titik sentral / tengah dan memikirkan cabang-cabang atau tema-tema turunan yang keluar dari titik tengah tersebut dan mencari hubungan antara tema turunan. Itu berarti setiap kali kita mempelajari sesuatu hal maka fokus kita diarahkan pada apakah tema utamanya, poin-poin penting dari tema yang utama yang sedang kita pelajari, pengembangan dari setiap poin penting tersebut dan mencari hubungan antara setiap poin. Dengan cara ini maka kita bisa mendapatkan gambaran hal-hal apa saja yang telah kita ketahui dan area mana saja yang masih belum dikuasai dengan baik.

Beberapa hal penting dalam membuat peta pikiran ada dibawah ini, yaitu:

1. Pastikan tema utama terletak ditengah-tengah

Contohnya, apabila kita sedang mempelajari pelajaran sejarah kemerdekaan Indonesia, maka tema utamanya adalah Sejarah Indonesia.

2. Dari tema utama, akan muncul tema-tema turunan yang masih berkaitan dengan tema utama

Dari tema utama “Sejarah Indonesia”, maka tema-tema turunan dapat terdiri dari : Periode,Wilayah, Bentuk Perjuangan ,dll.

3. Cari hubungan antara setiap tema dan tandai dengan garis, warna atau simbol

Dari setiap tema turunan tertama akan muncul lagi tema turunan kedua, ketiga dan seterusnya. Maka langkah berikutnya adalah mencari hubungan yang ada antara setiap tema turunan. Gunakan garis, warna, panah atau cabang dan bentuk-bentuk simbol lain untuk menggambarkan hubungan diantara tema-tema turunan tersebut..
Pola-pola hubungan ini akan membantu kita memahami topik yang sedang kita baca. Selain itu Peta Pikiran yang telah dimodifikasi dengan simbol dan lambang yang sesuai dengan selera kita, akan jauh lebih bermakna dan menarik dibandingkan Peta Pikiran yang “miskin warna”.

4. Gunakan huruf besar

Huruf besar akan mendorong kita untuk hanya menuliskan poin-poin penting saja di Peta Pikiran. Selain itu, membaca suatu kalimat dalam gambar akan jauh lebih mudah apabila dalam huruf besar dibandingkan huruf kecil. Penggunaan huruf kecil bisa diterapkan pada poin-poin yang sifatnya menjelaskan poin kunci.

5. Buat peta pikiran di kertas polos dan hilangkan proses edit

Ide dari Peta Pikiran adalah agar kita berpikir kreatif. Karenanya gunakan kertas polos dan jangan mudah tergoda untuk memodifikasi Peta Pikiran pada tahap-tahap awal. Karena apabila kita terlalu dini melakukan modifikasi pada Peta Pikiran, maka sering kali fokus kita akan berubah sehingga menghambat penyerapan pemahaman tema yang sedang kita pelajari.

6. Sisakan ruangan untuk penambahan tema

Peta Pikiran yang bermanfaat biasanya adalah yang telah dilakukan penambahan tema dan modifikasi berulang kali selama beberapa waktu. Setelah menggambar Peta Pikiran versi pertama, biasanya kita akan menambahkan informasi, menulis pertanyaan atau menandai poin-poin penting. Karenanya selalu sisakan ruang di kertas Peta Pikiran untuk penambahan tema.